Jumat, 16 Okt 2026
Advertorial

Politisi PPP Dorong Penambahan SMA/SMK Negeri di Balikpapan

harianbenua.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra, menyampaikan keprihatinan tentang ketidakseimbangan antara jumlah SMP Negeri dan SMA/SMK Negeri di Balikpapan. Menurutnya, permasalahan ini harus segera diatasi untuk meningkatkan sektor pendidikan di daerah tersebut.

Dalam pernyataannya, Nurhadi menyatakan bahwa pendidikan selalu menjadi prioritas, namun banyak permasalahan yang belum terpecahkan secara optimal. “Ada dua masalah utama yang perlu ditangani, yaitu perbedaan kewenangan antara pemerintah provinsi dan kota serta keterbatasan anggaran,” katanya di DPRD Kaltim pada Selasa (29/10/2024).

Ia menegaskan bahwa meskipun APBD Kalimantan Timur cukup besar, perencanaan dan penyerapan anggaran pendidikan belum berjalan efektif, yang menyebabkan SILPA yang besar.

Nurhadi menyoroti fakta bahwa di Balikpapan terdapat 28 SMP Negeri namun hanya 15 SMA/SMK Negeri, mengakibatkan 33 persen lulusan SMP tidak dapat melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK. “Saya bertekad mendorong penambahan SMA/SMK Negeri untuk mengatasi ketidakseimbangan ini,” ujarnya.

Selain itu, masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sering menjadi sorotan juga diungkapkan Nurhadi. “PPDB di Balikpapan selalu diwarnai polemik, bukan hanya karena zonasi, tetapi juga karena kurangnya jumlah sekolah,” tambahnya.

Nurhadi berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan jumlah SMA/SMK Negeri di Balikpapan agar seluruh masyarakat bisa menikmati pendidikan yang lebih baik. (adv)

– Husaini



Baca Juga