Jumat, 16 Okt 2026
Advertorial

Andi Satya Adi Saputra: Perhatikan Nasib Guru Honorer di Kalimantan Timur dalam Kebijakan Penghapusan Guru Honorer

harianbenua.com – Di Hari Guru Nasional 2024, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti rencana pemerintah untuk menghapus status guru honorer pada 2025. Ia khawatir bahwa kebijakan tersebut dapat berdampak negatif bagi pendidikan di Kalimantan Timur, mengingat banyak guru honorer yang masih mengajar di daerah tersebut.

“Banyak guru honorer di Kaltim yang masih sangat bergantung pada status tersebut. Jika kebijakan ini tidak disertai dengan langkah konkret, bisa berdampak serius pada pendidikan di daerah ini,” ungkap Andi Satya.

Andi Satya mendorong pemerintah untuk memberikan solusi bagi guru honorer agar dapat beralih menjadi ASN atau P3K. Ia berharap regulasi yang sedang dirumuskan di tingkat pusat dapat memberikan transisi yang adil bagi para guru honorer, sehingga mereka tetap memiliki pekerjaan dan status yang lebih baik.

Selain itu, Andi Satya juga menegaskan pentingnya peningkatan tunjangan guru di tengah inflasi yang terus meningkat. “Tunjangan guru harus ditingkatkan agar mereka bisa lebih fokus dalam mendidik generasi bangsa,” ujarnya.

Dengan momentum Hari Guru Nasional, Andi Satya berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret demi masa depan pendidikan dan kesejahteraan guru, khususnya di Kalimantan Timur. (adv)

– Husaini



Baca Juga